Bagian Rumah Yang Harus Diperhatikan Agar Tidak Bocor

24 December 2021

Bagian Rumah Yang Harus Diperhatikan Agar Tidak Bocor
  • Bagian Rumah Yang Harus Diperhatikan Agar Tidak Bocor

Memasuki curah hujan yang tinggi dan tidak dapat bisa ditebak. Pasti kita kerap khawatir akan keamanan dan kenyamanan didalam rumah, tidak mau dong jika waktu berkumpul dan beristirahatmu dengan keluarga terganggu karena bocor.

Yuk intip bagian rumah yang harus kamu perhatikan untuk mengantisipasi adanya bocor dalam rumah.

 

Sudut Kemiringan Atap

Bagi rumah yang bermodel atap pelana maupun limasan, kita perlu memastikan sudut kemiringan atap tidak terlalu landai. Umumnya kemiringan atap yang ideal yaitu diantara 250 sampai 450.

Kemiringan atap yang sesuai akan mampu menangkal air hujan yang terbawa oleh angin kencang, serta memastikan air hujan akan mengalir turun ke bawah untuk meminimalir adanya bocor dan rembesan pada dinding.

 

Rangka Atap

Pastikan rangka atap rumah dalam kondisi baik (bagus), perlunya pengecekan rutin pada bagian atap rumah (plafond). Jika rangka atap yang digunakan adalah material kayu dan ditemukan kayu yang sudah mulai lapuk, sebaiknya hal ini segera diatasi dengan cara menggantinya dengan kayu yang baru.

Kayu lapuk dapat menyebabkan genteng jatur dan bocor. Rusaknya rangka pun pun dapat membahayakan keselamatan keluarga yang ada didalam rumah.

 

Talang Atap

Talang atap berfungsi agar cucuran air / aliran air hujan tetap turun mengalir pada tempatnya dan tidak merembes ke tempat yang tidak semestinya. Talang atap umumnya dipasang pada bagian tepian, pertemuan antar bidang atap, atau dinding samping rumah.

Pemilihan ukuran dan bentuk talang yang sesuai dengan debit dan jumlah air perlu diperhatikan. Untuk mengurangi kemungkinan adanya kerusakan dan kebocoran, maka perlunya mengurangi sambungan pada talang.

Serta bersihkan talang secara rutin guna menghindari sampah menumpuk yang dapat menghambat saluran air.

 

Nok atau Bubungan

Nok atau bubungan menjadi bagian paling tinggi pada struktur atap, fungsi dari nok adalah menjadi penutup sisi antara dua bidang atap.

Kita harus memastikan pada saat pemasangan nok atau bubungan tidak ada / tanpa celah, hindari kekeliruan pemasangan saat menyambungkan bagian tepi dan area talang.

Selain pemasangan, faktor cuaca dan iklim dapat menjadi salah satu penyebab bubungan menjadi rapuh atau rusak, hingga adanya retakan yang dapat membuat air dapat masuk. Jika adanya keretakan dapat diperbaiki dengan menambalnya dengan bahan pelapis kedap air pada bagian retaknya. Namun jika retak terlalu besar dan terlalu banyak akan lebih baik jika segera diganti dengan yang baru.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat ya!